Tuesday, October 13, 2009

SABLON

Cetak Sablon adalah salah satu teknik proses cetak yang menggunakan layar (screen) dengan kerapatan tertentu dan umumnya barbahan dasar nylon atau sutra. Layar ini kemudian diberi pola yang berasal dari negatif desain yang dibuat sebelumnya. Kain ini direntangkan dengan kuat agar menghasilkan layar dan hasil cetakan yang datar. Setelah diberi fotoresis dan disinari, akan terbentuk bagian-bagian yang bisa dilalui tinta dan tidak.

Proses eksekusinya adalah dengan menuangkan tinta di atas layar dan kemudian disapu menggunakan palet atau rakel yang terbuat dari karet. Satu layar digunakan untuk satu warna.



Istilah Screen Printing ( Sablon )

Ada cukup banyak istilah, baik dari segi bahasa (etimologis) maupun berbagai diskusi tematik mengenai proses dan pengetahuan teknik tentang Screen Printing, Screen-printing, Screenprinting, silkscreen, dan serigraph atau kalau di Indonesia dikenal dengan istilah Sablon. Sebagian besar kebingungan pada saat ini adalah mengenai patokan referensi tradisional yang berkembang untuk menyebut istilah proses screen printing (cetak dengan layar/sablon) sebagai silkscreen printing (cetak dengan layar sutra). Hampir tak ada satu perusahaan profesional pun, seniman, atau organisasi perdagangan yang memakai referensi ke kain sutera, karena pengabaian secara umum kain sutera sebagai bahan (mesh) semenjak tahun 1960.
Secara tradisional sutera dipakai untuk kain sablon, di mana nama screen-printing berasal. Namun sekarang justru polyester yang sering dipergunakan untuk cetak sablon.

Penerbitan ensiklopedi dan perdagangan, referensi ensiklopedia, juga memakai ejaan ini untuk proses sablon dengan dua ejaan Inggris yang paling sering ditemukan dengan sebutan screenprinting sebagai satu kesatuan kata yang tak terpisah. Namun dan kini lebih populer dengan dua kata screen printing tanpa garis penghubung.